Selasa, 22 Oktober 2013

DEFINISI MOTIVASI


Motivasi berasal dari kata Inggris motivation yang berarti dorongan, pengalasan dan motivasi. Dalam kegiatan belajar mengajar dikenal dengan istilah motivasi belajar, yaitu motivasi yang diterapkan dalam kegiatan belajar. Motivasi belajar adalah keseluruhan daya penggerak psikis dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, menjamin kelangsungan belajar itu demi mencapai satu tujuan (Winskel, 1987).
Menurut Sujono Trimo motivasi adalah suatu kekuatan penggerak dalam prilaku individu dalam prilaku individu baik yang akam menentukan arah maupun daya ahan (perintence) tiap perilaku manusia yang didalamnya terkandung pula ungsur-ungsur emosional insane yang berasangkutan
Menurut Sartain, Motivasi adalah suatu pertanyaan yang komplek dimana dalam suatu organisme yang mengarahkan tingkah laku terhadap suatu tujuan (goal ) atau perangsang.
Menurut Chifford T. Morgan, motivasi bertalian dengan tiga hal yang sekaligus merupakan aspek-aspek dari pada motivasi. Ketiga hal tersebut adalah keadaan yang mendorong tingkah laku (Motiving states), yaitu tingkah laku yang didorong oleh keadaan tersebut (Motiving Behavior), dan tujuan dari tingkah laku tersebut (Goal or Endsof Such Behavior).
Menurut Fredrick J. Mc Donal, memberikan sebuah pernyataan yaitu motivasi adalah perubahan energi pada diri dari seseorang yang ditantai dengan perasaan dan juga reaksi untuk mencapai sebuah tujuan.
Menurut Mc. Donald, yang dikutip Oemar Hamalik (2003:158) motivasi adalah perubahan energi dalam diri seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan reaksi untuk mencapai tujuan. Dengan pengertian ini, dapat dikatakan bahwa motivasi adalah sesuatu yang kompleks.
Menurut Siti Sumarni (2005), Thomas L. Good dan Jere B. Braphy (1986) mendefinisikan motivasi sebagai suatu energi penggerak dan pengarah, yang dapat memperkuat dan mendorong seseorang untuk bertingkah laku. Ini berarti perbuatan seseorang tergantung motivasi yang mendasarinya.
Motivasi adalah sesuatu yang dibutuhkan untuk melakukan aktivitas. Masih dalam artikel Siti Sumarni (2005), motivasi secara harafiah yaitu sebagai dorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar atau tidak sadar, untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu. Sedangkan secara psikologi, berarti usaha yang dapat menyebabkan seseorang atau kelompok orang tergerak melakukan sesuatu karena ingin mencapai tujuan yang dikehendakinya, atau mendapat kepuasan dengan perbuatannya. (KBBI, 2001:756).
DEFINISI MOTIVASI BELAJAR
Motivasi belajar adalah keseluruhan daya penggerak baik dari dalam diri maupun dari luar siswa (dengan menciptakan serangkaian usaha untuk menyediakan kondisi-kondisi tertentu) yang menjamin kelangsungan dan memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subjek belajar itu dapat tercapai.
Menurut A.M. Sardiman (2005:75) motivasi belajar dapat juga diartikan sebagai serangkaian usaha untuk menyediakan kondisi-kondisi tertentu, sehingga seseorang mau dan ingin melakukan sesuatu, dan bila ia tidak suka, maka akan berusaha untuk meniadakan atau mengelak perasaan tidak suka itu.
Motivasi belajar adalah dorongan akan pemberikan motivasi di dalam proses belajar agar siswa dengan mudah memilki keantusiasan belajar. Motivasi belajar menjadikan siswa lebih aktif dan mudah mencapai tujuan pembelajaran. Juga perlunya upaya yang musti dilakuakan oleh seorang pendidik dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa.
CIRI-CIRI MOTIVASI BELAJAR
Ada beberapa ciri siswa yang mempunyai motivasi belajar yang tinggi. Ini dapat dikenali melalui proses belajar mengajar di kelas sebagaimana dikemukakan Brown (1981) sebagai berikut:
a. Tertarik kepada guru, artinya membenci atau bersikap acuh tak acuh;
b. tertarik pada mata pelajaran yang diajarkan;
c. mempunyai antusias yang tinggi serta mengendalikan perhatiannya terutama kepada guru;
d. ingin selalu bergabung dalam kelompok kelas;
e. ingin identitasnya diakui oleh orang lain;
f. tindakan, kebiasaan dan moralnya selalu dalam kontrol diri;
g. selalu mengingat pelajaran dan mempelajarinya kembali;
h. selalu terkontrol oleh lingkungannya.




Sardiman (1986) mengemukakan bahwa ciri-ciri motivasi yang ada pada diri seseorang adalah:

a. tekun dalam menghadapi tugas atau dapat bekerja secara terus menerus dalam waktu lama;
b. ulet menghadapi kesulitan dan tidak mudah putus asa, tidak cepat puas atas prestasi yang diperoleh;
c. menunjukan minta yang besar terhadap bermacam-macam masalah belajar;
d. lebih suka bekerja sendiri dan tidak bergantung kepada orang lain;
e. tidak cepat bosan dengan tugas-tugas rutin;
f. dapat mempertahankan pendapatnya;
g. tidak mudah melepaskan apa yang diyakini; senang mencari dan memecahkan masalah.


SUMBER :
www.google.com
Read more: MOTIVASI BELAJAR >> Pengertian Motivasi Belajar | belajarpsikologi.com
http://muzzam.wordpress.com/2012/05/18/motivasi-belajar-pengertian-ciri-ciri-dan-upaya/
http://ilmupsikologi.wordpress.com/2010/08/31/definisi-motivasi-belajar/